Sep 19, 2006

Ia Menyerangku Lagi

Tuhan, ingatlah bahwa hidupku hanya hembusan nafas
mataku tidak akan lagi melihat yang baik
orang yang memandang aku tidak akan melihat aku lagi
sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi
sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang
demikian juga mereka yang mati tidak akan muncul kembali
karena itu, aku tidak akan menahan lagi
aku berbicara dalam kesesakan jiwaku
apakah aku ini laut atau naga?
sehingga Engkau menempatkan penjaga terhadap aku?
apabila aku berpikir bahwa tempat tidur akan memberi aku sedikit penghiburan
maka Engkau mengagetkanku dengan impian
dan mengejutkanku dengan khayal
aku jemu....
aku tidak mau hidup selama-lamanya
biarkanlah aku karena,
hari-hariku hanya hembusan nafas saja
kalau aku berbuat dosa apakah Engkau akan selalu menghukumku begini?
badanku mengerang kesakitan...
apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau?
ya penjaga manusia...
virus itu menggerogotiku setiap saat
aku bagai pohon yang tumbang
ampunilah aku,
karena kini aku terbaring dalam debu
akankah Engkau mecari aku, ketika aku tidak ada lagi?
ula min buatNDU kesahku Tuhan adi lenga aku metua....

buat : the killing me softly


No comments: