Sep 27, 2006
Srigala berbulu domba
engkau mengejarku
merasuki setiap inci aliran darahku
menahan derap langkahku
aku terpenjara dalam ibaku
terperosok karena kekosonganku
apa yang kau cari dari aku?
engkau mendapati ruang dalam kelemahan hatiku
awalnya ku kira
aku lah pahlawannya
tapi engkau menempa diri menjadi malaikat
mendadak aku tersadar bahwa
lambat laun engkau mengubah citraku menjadi seorang penjahat
hingga aku harus meminta maaf selalu
maaf telah menyakitimu malaikat..
aku ingin pergi
lepaskan...
terbang, melayang, menggapai bintang dan terus berlari
tapi kau menahan kakiku
memotong sayap-sayapku
dan memenjarakan aku dalam belas kasihku sendiri
setiap jam engkau menambah kekuatanmu
dan mengecilkan aku
hingga tinggal aku sendiri di bawah bayang-bayangmu
tapi engkau tak mau mengerti
kau hanya mengikuti jawaban hatimu
tubuhmu megerjakannya
jiwamu memeliharanya dan
rohmu menyalakannya terus..
lemahlah aku
ketika tubuh, roh dan jiwaku tidak bersepakat
sepertimu...
tO : Si munafik
Sep 23, 2006
Rejana.. Begitu Indah.
apakah ini tidak terlalu indah buatku
teralu tinggi untuk ku pikirkan
hingga membayangkannya saja
aku takut...
aku takut terlalu bahagia...
tadinya aku selalu berfikir
bahwa kejahatanku pasti mengutukku
dan menjauhkan berkat-berkatMu
dari aku manusia yang penuh cela
dan tadinya aku juga berfikir
bahwa kebaikanku bisa membeli berkat-berkatMu
Tapi ini,
lebih dari apa yang bisa ku pikirkan
lebih luas dari apa yang pernah ku bayangkan
bahkan lebih dari mimpi-mimpi terliarku
Engkau rencanakan bagiku...
TUhanku, My Majesty
aku tak benar-benar menyadari
bahwa paket keselamatan itu
tidak dapat ku bayar dengan perbuatan baikku
tidak dapat pula ku tebus dengan segala penderitaanku
semuanya hanya karena KAU kasihiku
dan ingini aku selamat
dan ketika aku di dunia
Engkau menempa karakterku
melalui derita dan suka itu
sama dengan Kristus
Tuhanku,,,
aku hanya berserah padaMu
terjadilah padaku
seperti apa yang Engkau kehendaki...
(ketika aku bertanya: have i really, really found you?)
Sep 21, 2006
Are You The Right One?
mau tidak mau kita melampiaskannya
orang-orang yang berduka
menemukan sukacita dalam ratapan
dan para kekasih
menemukan penghiburan dalam mimpi
dan yang tertindas
senang mendapatkan simpati
aku merasa seperti seorang pujangga
yang membayangkan benda-benda indah
yang kesannya digubah dalam ayat
sementara dikuasai oleh kuasa ilahi
jangan mengolok aku
sebab sekarang aku merasa
sebagai orang yang paling dicerahkan
tentang kebutuhan hati
hati yang menusuk-nusuk
yang adalah seperti seekor burung
yang terbang di langit kasih yang luas
hati yang adalah seperti wadah
yang diisi kembali dengan anggur segala zaman
yang telah diperas bagi jiwa-jiwa yang menghirupnya
hati yang seperti buku
dimana seseorang membaca bab-bab tentang kebahagiaan,
kesengsaraan, sukacita, kepedihan, tawa dan duka
tak seorang pun dapat membaca buku ini
selain pribadi yang tercipta untuknya sejak semula
janganlah berupaya menghiburku
sebab kusadari bahwa kuasa kasihkulah penghiburku
janganlah berpikir jahat tentang aku
sebab aku melaksanakan kewajibanku
sebagai insan berasa yang setia dan dengan sadar
namun gelisah mematuhi hukum dan aturan manusia
aku memandang kehidupan
seperti musim semi memandang musim dingin
dan merenungkan hambatan kehidupan
seperti seorang yang telah mendaki bebukitan yang sulit
hingga menggapai puncaknya
dunia mengecilkan arti segala sesuatu
dan membawaku menjadi korban ketidaktahuan
maukah engkau bersimpati terhadap saudari
yang duduk dalam keheningan malam
dan mengungkapkan rahasia hatinya?
seperti syair yang digubah Rod Stewart :
If I stay here just a little bit longer
If I stay here, won't you listen to my heart?
If I stand alone, will the shadow
hide the colours of my heart
blue for the tears, black for the night's fear?
the stars in the sky told me nothing
to you they're a mirror
i dont't want to talk about it
How if you broke my heart...
Sep 20, 2006
Yasilde
sinari bumi yang terlalu dipenuhi
jangan lupa ucapkan syukur pada ilahi
yang sudah baik memberi hari ini
berterimakasihlah kepada angin dan udara
sebab mereka sudi memberi
memang hari ini belum tentu bahagia
tetapi kenapa juga terlalu dipikirkan
pabila lelah hadapi hari ini
tatap bintang di malam hari
setia bersinar selalu menatapmu
jika tiada bintang ..
tidurlah adikku sayang..
esok lihat mentari pagi...
ia selalu ada dan tidak pernah terlambat
jangan katakan hari berlalu tanpa makna
tiada kebetulan yang terjadi
ikuti suara Tuhan bukan hanya suara hati
jangan terbuai..
karena hatimu bisa menipumu
ingin rasanya aku kembali lagi
ke saat-saat bersama kotamu
menjadi asing ...
aku rindu menjadi orang asing....
To : Yani Silvia Dewi
Buat Gandhi..
ini rejana
'sudah makan?'
waktu terhenti!
ini rejana
ikut kata hati
ku tahu
tidak ada yang salah
aku tak ingin memiliki
aku cukup dikenang..
wahai, bersinarlah bintang
harapku padamu
senyumlah untukku
esok...
untuk : Gandhi...
Bangkitlah...
nyatanya aku bisa merangkak
biar payah ku merayap
nyatanya aku berangkang
aku letih..
aku lelah
sia-sia.....
aku tak berasa
aku linglung
aku bingung dan jatuh
terjerembab....
walau ada setitik harap
yang bila tak dijaga
terhanyut angin, hujan dan air
lalu mati...
Untuk Sahabat
aku unik
engkau juga
tiada yang seperti aku lagi
dan tiada pula yang sepertimu akan terlahir
hanya aku yang sepertiku
engkaupun cuma kau saja
tiada akan kita sama persis
sebab jika tidak
dunia tidak akan snggup menampung kita
kawanku,
kamu dan aku tetap asing
terhadap kehidupan
apalagi maut yang entah dalam wujud apa
sampai...
saat kita berbicara dan saling mendengar
dan ketika aku berdiri di hadapmu
mengira diriku berdiri di muka cermin
dan aku berkata,..
hanya bila aku menemui para sahabatku
maka aku akan makin mengenali diriku..
Buat : sahabatku Etha N Ririq
Masih Diberi Waktu
kurasa waktuku menghentikan anganku
menghentikan apapun yang pernah ku pikir bisa
suatu saat,
ku hadapi waktuku menerobos mimpiku
hingga ku tersungkur, tak percaya pada yang ada
suatu saat,..
ku genggam waktu semuku
ku anggap mampu bertahan pada suatu sumpah
nyatanya...
ketika Sang waktu menderaikan sesalku
meluruh buta mataku
membangkitkan lama tidurku
mengatupkan senyumku
ku sungguh tak sanggup menguraikannya
dengan segenap kata
"hei, masih ada pintu yang harus kau coba buka..."
dan Sang waktu tetap memberi waktu...
selalu.......
Don't Judge
badai, angin, gelombang, panas kulalui
yah, engkau duduk saja lah...
sebab..
aku merasa seperti petarung
meski kata mereka aku lemah
dan tak pantas melakukan pelayaran ini
dan lagi..
aku pun tak tahu hendak membawa engkau kemana
itulah masalahnya..
aku ingin bersahabat denganmu
kau tidak perlu takut
dan aku senang
kau bukan seorang pemfitnah
meski mereka memanggilmu bencong
sudahlah kawan..
mereka juga pernah memanggilku monyet
Keseimbangan
aku harus menerima
di titik itu aku dilengkapi
aku mau dicinta
aku harus mencinta
dititik itu aku bahagia
aku mau bahagia
aku harus menderita
disitu aku sempurna
sebagai manusia ciptaan
aku hidup
aku sadar
berpikir
bergerak
berasa
telah ku dengar hidup berirama
mengapa maut masih tetap diam?
dedicated to: Hai maut dimana kuasamu?
Semakin Hari semakin Jauh
ku tinggalkan sumber daya kehidupan
selama ini ku pikir
semua akan baik-baik saja
nyatanya,,
semua berantakan
orang-orang sepertinya tertawa
melihat keterpurukanku
tidak sepantasnya aku kacau!
kini,
aku kan mulai
melibatkan Engkau, sumber kehidupanku
menyapaMu adalah nafasku
nyalakanlah aku
telah cukup lama aku seperti mayat
isilah muatanku di setiap pagi
angkatlah di setiap malam
hari-hariku adalah tugas dariMu
A Friend And A Lover
is someone to give
is someone to care
is someone to hold
but sometimes...
A lover ...
expect more than just call
expect more than trivia
expect more than just a give
expect more than just affection
expect more than just a touch
that friend may not give...
if a lover can't give more than
a friend can do
will it be a long lasting love ?
As A Flower
need to be watered
need to be fertilized
need to be set under the sun
need to be treated gently
so do friends..
need to be cared
need to be maintaned
need to be smiled
need to be treated gently
there will be not friendship
wihout smile
without care
wihtout mercy
without affection
there in no eternal friendship
without beeing preserved
Sep 19, 2006
Sebuah Kehampaan
yang ada hanya kegelapan dan mimpi
lebih dari seribu malam
bahagia hanya dalam harapan
muncul dalam ingatan
jalan-jalan kosong aku lewati
udara hampa memenuhi tubuhku
tangisan mengering tak menyisakan apa-apa
semua beku, kedinginan!
kupegangi hatiku erat
ia menghangatkanku sepanjang hari
anehnya...
aku tak pernah bertanya
apakah aku hidup?
aku hanya tahu saja...
pada hiduplah aku bertanya
mengapa aku masih diberi waktu..
TO : Sibolga, in memories
Penderitaan
adalah suatu bentuk dari nyeri pertumbuhan...
jika ingin tumbuh lebih kuat
maka harus bersedia menerima
penderitaan yang diperlukan untuk mencapainya
memahami mengapa harus menderita
tidaklah penting dibanding mempercayai DIA..
yang dapat menolong memulihkan
membangun hubungan ilahi
akan menolong lebih jauh
daripada mencari jawaban-jawaban
dari setiap penderitaan
Hiduplah Hari Ini
Bukankah kita hanya memiliki tiga hari saja
Yang pertama : hari kemarin…
Hari yang kita tidak bisa mengubah apapun lagi
Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucap
Kita tidak mungkin menghapus kesalahan
Dan mengulang kegembiraan yang kita rasakan kemarin
Biarkan hari yang kemarin lewat
Yang kedua : hari esok
Hingga mentari esok terbit
Kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi
Kita tidak mungkin sedih atau ceria di esok hari
Esok hari belum tiba, biarkan saja…
Yang tersisa kini hanyalah hari ini
Pintu masa lalu telah tertutup
Pintu masa depan pun belum tiba
Jika kita mampu memusatkan diri
Untuk melakukan yang lebih baik hari ini
Maka kita akan mendapatkan yang terbaik esok hari
Jika kita mampu memaafkan hari kemarin
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari
Maka kita dapat melakukan lebih banyak hal berarti hari ini
Hidupilah hari ini…
Perlakukanlah setiap orang dengan kebaikan hati dan hormat
Meski mereka berlaku buruk pada kita
Cintailah seseorang sepenuh hari ini
Karena mungkin saja esok cerita sudah berganti
Ingatlah…
Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain
Bukan karena siapa mereka …
Tapi siapakah diri kita sendiri di hadapan Tuhan.
Jadi..
Jangan biarkan masa lalu mengekangmu
Atau masa depan membuatmu bingung
Lakukan yang terbaik hari ini, sekarang juga…
_Sebab itu, janganlah kamu kuatir akan hari esok karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari_ (Jesus)
Ketika Anda Lelah, Anda Lemah
Bila diberkati dengan keberhasilan,
tetapi dikutuk karena ambisi, kita menghancurkan diri sendiri.
Samson adalah tokoh yang cukup dikenal di masa lampau.
Ia dapat menghadapi kekuatan seribu serdadu seorang diri.
Tetapi ia tidak dapat menghadapi kesendirian
di sebuah ruangan sepi sehingga jatuh di pangkuan Delilah.
Senjata Delilah BUKAN bibirnya, pinggulnya dan jari jemarinya
Tetapi lebih pada kelelahan, kedunguan, dan kehampaan batin Samson.
(sebuah pengertian yg dalam sebelum anda menyetujui adanya UU APP)
Pangkuan Delilah terasa begitu menyenangkan sampai-sampai ia terlelap begitu lama,
berbicara terlalu banyak, dan kehilangan segalanya.
Delilah kita dapat berupa apa saja.
Ia dapat berbentuk pekerjaa, relasi atau kebiasaan.
Delila kita juga dapat berupa tempat kita berpaling tatkala butuh pelarian.
Janganlah kita mau diperdaya…
Hari ini ia mungkin membuat kita senang
Tapi esok ia membawa kehancuran.
Bangkitlah dan berlari ke dalam lindungaNYa
Yesaya berkata : DIA memberi kekuatan kepada yang lelah
Dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUhan mendapat kekuatan baru,
mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya,
mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yesaya 40:29-31)
Untuk Anak-anak Itu
tidak perduli darimana mereka berasal
bukan karena mereka tidak mau tahu
tetapi mereka tidak sempat tahu
mereka mungkin tak mengenal keju
tapi bosan mendengar suara mesiu
mereka tidak akrab dengan televisi
tapi biasa melihat mayat bertebaran
tangisan mereka takkan terdengar lagi
karena hidup hanya memberikan itu
apabila aku ingin belajar tentang hidup
mereka mengajariku tentang kematian
jika aku mencari kebahagiaan
maka mereka mendukakanku dalam tatapan
dalam tawa mereka hadirkan tangis
dalam kemewahan mereka sajikan kelaparan
mengapa kau bersyukur di atas derita mereka
berkata bahwa ternyata hidupmu lebih adil
jangan kau berbicara tentang keadilan
oleh sebab hatimu jauh dari adil
hidup memang sudah tidak adil, katamu
sudahlah, jangan cari-cari pembenaran..
Untuk-Mu
langit menceritakan kemuliaanMU
dan cakrawala memberitakan
pekerjaan tanganMU
hari meneruskan berita itu kepada hari
dan malam menyampaikan berita itu kepada malam
hambaMu ini diperingatkan
oleh semuanya itu
siapakah aku ini yang mencoba
menggores tinta pada kertas
coba ungkap tiap helai
rambut pada kepala
namun senantiasa mecoba menyisiri..
seiring hormatku padaMU
walau ku tahu keindahanMu
tak tersentuh bahasa..
Harga Pengampunan
Keampunan bagaikan bau harum yang diberikan oleh sekuntum bunga yang terinjak!
Ungkapan ini menunjukkan betapa berat harga dari sebuah pengampunan dan juga betapa luhur dan indahnya memberi pengampunan itu.
Raja Louis XII sebelum naik tahta di Perancis pernah dimasukkan ke dalam penjara oleh lawan politiknya. Kemudian setelah ia menjadi raja, ia diajak untuk membalas mereka. Nama – nama para lawannya sudah dicatat pada selembar kertas. Dibelakang tiap-tiap nama tersebut Raja Louis XII memberikan tanda salib dengan tinta merah.
Ketika para lawannya mendengar hal itu maka mereka sangat ketakutan dan hendak melarikan diri. Kemudian raja menjelaskan bahwa tanda itu merupakan perjanjian dari keampunan yang diberikan atas nama Kristus yang disalibkan itu. Di atas salib itu IA mengampuni musuh-musuhNya dan berdoa untuk mereka.
Penerimaan Tuhan atas hidup kita dipengaruhi juga oleh kerelaan kita untuk mengampuni orang lain. Mengampuni bukan soal sulit atau tidak, tetapi soal mau atau tidak. …. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami…..(Luke 11:4a)
Ia Menyerangku Lagi
Tuhan, ingatlah bahwa hidupku hanya hembusan nafas
mataku tidak akan lagi melihat yang baik
orang yang memandang aku tidak akan melihat aku lagi
sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi
sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang
demikian juga mereka yang mati tidak akan muncul kembali
karena itu, aku tidak akan menahan lagi
aku berbicara dalam kesesakan jiwaku
apakah aku ini laut atau naga?
sehingga Engkau menempatkan penjaga terhadap aku?
apabila aku berpikir bahwa tempat tidur akan memberi aku sedikit penghiburan
maka Engkau mengagetkanku dengan impian
dan mengejutkanku dengan khayal
aku jemu....
aku tidak mau hidup selama-lamanya
biarkanlah aku karena,
hari-hariku hanya hembusan nafas saja
kalau aku berbuat dosa apakah Engkau akan selalu menghukumku begini?
badanku mengerang kesakitan...
apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau?
ya penjaga manusia...
virus itu menggerogotiku setiap saat
aku bagai pohon yang tumbang
ampunilah aku,
karena kini aku terbaring dalam debu
akankah Engkau mecari aku, ketika aku tidak ada lagi?
ula min buatNDU kesahku Tuhan adi lenga aku metua....
buat : the killing me softly
Mata Hati
melihat eksistensi abstrak
dengan sebagian indera
namun tetap ragu dan
menunggu hingga IA
menampakkan diri
pada semua indera
bukankah iman
adalah indera hati
sebagaimana pandangan
pada mata
maafkan aku
yang bodoh
meski telah KAU pilih
yang buta
oleh permainan kehidupan
(ketika aku bertanya : Apakah TUHAN itu ada?)
Selalu Bertanya
untuk apa cinta?
jika baru mencapai gerbangnya
kita sudah dihadang
untuk apa rasa?
jika buahnya menghanyutkan
ke dalam semak tiada pucuk pangkal
selalu bertanya jika cinta dan rasa
boleh ada bagi semua
mengapa kita masih selalu bertanya?
Ku Punya Mimpi
biarkan aku bermimpi
akan rindu pada mimpi
dalam kehampaan
berlalu bersama kenyataan
kadang tak sadar
inikah mimpi atau kenyataan
aku bebas!
apakah arti kenyataan
seperti embun di pagi hari
suka dan derita
kadang tak menyisakan apa-apa
aku rindu ketidaknyataan
aku rindu mimpi-mimpi
dan kenyataan berlalu bersama hari
hai jiwaku jangan kau tangisi mimpimu
sirna oleh kenyataan
karena entah kapan hari akan terhenti
jangan pula kau tangisi dirimu
karena kau akan gugur seperti daun
panggil aku pengecut
tak siap pada kenyataan
hai sesama munafik...
ceritakanlah padaku makna kenyataan
dan aku akan terus bermimpi..

