mulutmu dipenuhi kesombongan
dirimu selalu kau tempatkan sebagai yang paling benar
seolah kebenaran berada di dalam hatimu
ku lihat hatimu busuk penuh ulat yang menebarkan bau kemana-mana
malaikat surga pun menutup hidungnya mencium bau mulutmu
engkau baru mendengar langit bergemuruh
tapi tak pernah melihat petirnya
timbangan apakah yang engkau pakai untuk mengukur kebenaran
bukankah firmanNya adalah kebenaran?
tapi engkau… selalu berbicara tentang kebenaran
padahal engkau tak bergaul dengan Firman Tuhan..
engkau sama saja dengan melacurkan kebenaran, yang adalah Firman itu...
lagi pula, hanya ayat tentang pelacuranlah yang kau ingat
itu jua, kau tak pahami perikopnya..
sampai kapankah kebenaran akan diam..
melihat orang-orang seperti engkau menggeliat
bagai cacing di tanah yang gelisah kepanasan
engkau menelan apapun yang ada di sekitarmu
menerkam manusia yang seharusnya bukanlah makananmu
kebenaran tetaplah kebenaran..
tidak berubah meski engkau putar balikkan
ukuran kebenaran yang engkau pakai akan diukurkan kepadamu
ditambah ukuran kebenaran yang datangnya dari atas..
jujur, aku membenci engkau
seperti aku membenci setan yang sedang mengaum seperti singa
engkau adalah salah satu setan yang diutus Lusifer mengikuti kebaktian minggu dan persekutuan
yang duduk di depan, di bangku yang sama guna mencari perhatian..
dan selalu tertidur ketika kebenaran Firman Tuhan dikumandangkan
Dasar setan,..
engkau pikir kantukmu akan menular ke jemaat lain?
atau akan menurunkan kualitas kebenaran yang sedang menggema?
mungkin iya, engkau berhasil..
itu bukan sebab kehebatan senjata kejahatanmu
tapi akibat kesuam-suaman kekristenan jemaat ini..
tapi inilah doaku..
seperti menantikan kehancuran orang-orang fasik yang menyesatkan
demikian aku menantikan kehancuranmu..
inginku tak menangis dalam deritamu
atau tertawa dalam gembiramu.
karena hari-harimu gelap
tak ada malam atau siang
tak ada derita atau gembira
hidupmu tak berasa, hambar ditelan kegelapan
engkau akan sirna dibakar kebenaran cahaya matahari..
engkau pernah mengibaratkan pelayan Tuhan bagai insan yang lebih buruk dari anjing
demikian kelak bangkaimu dan bulanmu tentang kebenaran hanya menjadi santapan anjing-anjing jalanan.
dan baumu yang menusuk kemana-mana memalukan keluargamu sepanjang hidup mereka
sehingga semua orang pun tak ingin lagi mengingat engkau
dan kebenaran benar-benar bersinar ..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment