Feb 20, 2008

Disesatkan Domba

Jack meneropong hari jauh kedepan
Titik-titik masa depan masih terlihat samar
Nyata sudah perbedaan telah menjadi jurang
Dan persamaan dijadikan persaingan
Kelaparan telah berubah buas
Dan kekenyangan kosong ditelan nafsu
Dia adalah korban dari sebuah perbedaan
Ketika orang-orang menyatakan kekudusan dalam dogma
dan Tuhan dikenal seperti penegak hukum
adakah yang dapat mematuhi aturan – aturannya
Namun dia masih dihakimi dengan aturan makan dan minum
Dia masih ditempeleng dengan aturan pakaian yang menonjolkan kemewahan
Ibadah yang begini dan doa yang begitu
dia terjajah dalam dirinya sendiri
dia hilang dalam kawanan
suara gembala tak lagi terdengar
karena yang terdengar hanya domba-domba yang cengeng
merengek-rengek sepanjang hari meminta berkat
domba yang doyan minum susu
bisakah bayi memilih sesuatu keputusan lain selain menangis?
Gilanya, sang bayi-bayi iman menghakimi tindakan Jack yang sedang memakan makanan keras
Bukan Jack, yang sehari diberi makanan keras, ribuan hari terdengar keluhannya
Tapi mereka yang masih meributkan mengapa begini mengapa begitu
harus begini harus begitu
minta ini dan minta itu lagi …
ia pun sesat bukan karena ditangkap srigala

No comments: